Tuhan Tahu….

Ktika kehidupan memberimu sribu alasan untuk INGIN SESUATU,

pahamilah bahwa Allah punya sejuta tahu akan KEBUTUHANMU,

awalai hari ini dengan rasa syukur & keikhlasan,

nikmati setiap detik waktu yang berdetak dengan istiqomah dan keikhlasan,

dan akhiri kelelahan hari ini nanti dengan senyum dan keikhlasan,

Semoga Allah Ridho atas smua kerja keras yang telah kita lakukan.

Iklan

Sawahlunto

Senin, 23 Maret 2008

Sekian lama aku merindukan alamnya. akhirnya hari ini aku baru bisa kesana. Bukan…bukan hanya alamnya. tapi juga orang-2nya.
Thx 2 Mas Yono, Ade, Ipit, Dian, Dewi en Melly yang dah mo nemeninku jalan2 liat lokasi penelitian. Dua Hari dsana, namun beras mimpi azha. I mIss u guys!! Always……

Buah Manis Itu Nikmat!

Kisah ini terjadi ketika saya masih kuliah di Universitas Riau (UNRI).

Saat itu saya mengambil jurusan Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

Saya mempunyai seorang teman berasal dari Pariaman (sebut saja namanya Vanny). … continue reading this entry.

Ketika wajah ini penat memikirkan dunia, maka berwudhulah…

Ketika tangan ini letih menggapai cita-cita, maka bertakbirlah…

Ketika pundak tak kuasa memikul amanah, maka bersujudlah…

Ikhlaskan semua & mendekatlah pada-NYA…

Agar tunduk disaat yang lain angkuh…..

Agar teguh disaat yang lain runtuh…

agar tegar disaat yang lain terlempar…

(This poem i dedicated to Melly Helen….

Thx for ur Message….)

Punyakah Kita Nurani?

Hari itu, Rabu 30 Juli 2008. Tim Kami yang terdiri dari 5 orang fasilitator harus mengadakan sosialisasi program di suatu Kelurahan di Kota Solok. Jadwal yang disepakati adalah jam 20.00 WIB. Dua orang teman yang tinggal di Bukittinggi berangkat dari Bukittingi sekitar jam 16.30 menuju Kota Solok. Sesampainya di Singkarak, mereka melihat sesuatu. Ada orang yang sedang tertelungkup dijalan tanpa bergerak sedikit pun dan dengan kondisi motor yang hancur parah. Barangkali ia adalah korban tabrak lari. Atau gara-gara menabrak anjing? Rasanya juga tidak, karena tidak ada anjing yang ikut menderita di TKP. … continue reading this entry.

Pesta Rakyat itu Bernama “Bagi-Bagi Uang”

Sawahlunto dalam masa kampanye!

12 – 14 Mei 2008 adalah waktu kampanye bagi masing-masing kandidat.

KampanyeHARI pertama, Senin 12 Mei 2008 pasangan Amran Nur – Erizal Ridwan (AMER) yang berlaga di lapangan sepakbola Kota Sawahlunto. Mereka berkoar-koar, berjanji-janji, merayu masyarakat untuk memilih mereka, merasa bahwa mereka adalah yang terbaik.

Ramai! Semua orang dikerahkan untuk kesana. Tak peduli panasnya sawahlunto bisa bikin kepala serasa mendidih. Tapi….seakan pendukungnya tak peduli akan panasnya hari itu. Mereka tetap bersorak-sorak meneriakkan “AMER….AMER…..AMER….AMER!”
… continue reading this entry.

Ampek Duo Se!

Pasar ibuh (9)Penempatanku di Sawahlunto. “Sawahlunto??” Hatiku bertanya. Seperti apa ya kotanya? Belum pernah kujejak sebelumnya. Ternyata kotanya asyik. Meski tidak terlalu besar dan ramai penduduknya. Tapi cukup membuatku nyaman. Pasar di Sawahlunto, Rabu dan Sabtu.

Ramai! Ya…iyalah, namanya juga pasar. Hari Rabu, aku ke pasar. Mo beli keperluan. keliling-keliling. beli sayur en sodara-sodaranya, sekalian beras. Soalnya dah habis. Berenti di penjual beras. Dah tuuuaaaa banget. Kasian!! “Bara bareh ko mak (berapa harga beras ini buk?)” “Ampek ribu (Empat ribu)”
… continue reading this entry.

Pelicin itu Telah Mendarah Daging

Suap“AMBO indak SETUJU”, sang Kepala Dusun berkomentar.

“Bia baa bana, jan bangun jalan di dusun ko” “Tanang pak!! Tanang!! Awak bisa bicarokan elok-elok”

Fasilitator, anggota BKM dan Kepala Desa menenangkan Lucu sekali! Kepala Dusun tidak setuju pembangunan jalan di dusunnya. Padahal warga setuju.

apa Pasal? dalihnya “Tanah nan ka tapakai ko tanah sanak ambo. Berang nyo beko”. Betulkah?? ketika di konfirmasi kepada sang pemilik tanah “ambo setuju se! Tapi ambo ndak tau lo apo lo hak nyo berang-berang?”

Sang kepala Dusun punya kekuatan dan kekuasaan. Ia mampu menghasut semua warganya. meski sebenarnya ia bukan asli warga disana.
… continue reading this entry.

Kasih Tuhan Kepada si Miskin

Gempa+padang-325 April 2008 lalu, Ada pembagian bantuan perlengkapan sekolah di Desa Talago Gunung, Kec. Barangin, Kota Sawahlunto, Sumatera Barat. jam 14.00 WIB di kantor Desa. Sekitar 22 anak beserta orang tuanya datang. miris sekali. melihat pakaian mereka.

Seolah-olah kehidupan mereka penuh dengan penderitaan tanpa adanya jeda hingga mereka bisa sedikit bernafas lega. Seorang Bapak, dengan anaknya, berumur 9 tahun. Bapak itu sudah tua sekali. Ternyata ada cerita mengharukan dalam hidupnya.

Suatu hari…… Anak tertuanya harus menikah. Tak punya rencana untuk membuat pesta syukuran. mungkin hanya akan di KUA saja, karena tak ada biaya. Hingga…….menjelang hari H. Tiba-tiba……… Ada banyak bahan makanan di depan pintu rumahnya.
… continue reading this entry.

Ia dan Kemiskinannya (ataukah kemiskinan kita?)

Ipt01SABTU 8 Maret menjadi hari yang menggugah nuraniku. Hari itu seperti hari-hari yang biasanya harus kujalani dalam pekerjaanku sebagai pendamping di Kelurahan Durian II, Kecamatan Barangin Kota Sawahlunto Propinsi Sumatera Barat.

Sebagai fasilitator yang mendampingi pemanfaatan dana BLM maka hari itu agenda yang kutulis adalah mendampingi masyarakat dalam melakukan pengukuran jalan di Kelurahan Durian II yang akan dibangun dengan memanfaatkan dana BLM Tahap I. … continue reading this entry.

« Older entries